Gambar Rumah Kayu Konsep Tradisional

Jika kita memperhatikan gambar rumah kayu mungkin kita punya pendapat yang sama mengenai model rumah yang satu ini. Rumah dari material kayu memang identik dengan nuansa alam dimana unsur-unsur natural mendominasi baik pada struktur rumah ataupun furniturnya.

Gambar Rumah Kayu Konsep Tradisional

Dari hal tersebut dapat kita lihat bawa konsep back to nature memang sengaja ditonjolkan sehingga pupularitas desain rumah dimasa lalu terangkat kembali di era sekarang. Memang benar, rumah kayu cukup kental dengan nuansa hunian tradisional dimana terdapat penambahan unsur-unsur etnik dibagian tertentu. Dengan sendirinya rumah kayu termasuk struktur budaya yang harus dlilestarikan keberadaannya, meskipun kadang harus dipadukan dengan konsep modern untuk memenuhi tuntutan jaman.

 

Pada prinsipnya rumah kayu tidak bisa dinilai sebagai rumah kuno yang jauh dari kriteria mewah karena konsep desain yang terbelakang. Justru karena mempunyai nilai historis yang kental dengan unsur seni dan budaya, maka desain rumah kayu termasuk kategori rumah unik dengan nilai jual tinggi dimasa sekarang.

 

Tentu saja ini dapat kita lihat dari jenis kayu yang digunakan yang rata-rata termasuk jenis kayu mahal yang nilainya diatas material rumah saat ini semacam semen, batubata, pasir, dan semua komponen untuk membuat rumah modern. Jenis kayu mahal yang kerapkali dijadikan bahan membuat rumah adalah kayu Kampar, kayu Besi, kayu Jati Emas atau kayu Borneo. Intinya harga-harga kayu tersebut memang cukup mahal sehingga hanya orang-orang terntentu saja yang mampu mengaplikasikannya pada struktur rumah mereka.

Upaya Pelestarian Alam

 

Gambar rumah kayu sedikit banyak juga menginspirasi kita akan pentingnya melestarikan sunber daya alam. Dengan kata lain kita bisa mengembangkan tanaman kayu sebagai upaya menggalakkan konsep alam hijau untuk mengatasi hutan-hutan gundul alibat illegal logging.

 

Untuk saat ini kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk penghijauan hutan dengan metode khusus dengan cara mempercepat usia tanam. Salah satu contohnya adalah tanaman pohon jati, jenis pohon ini umumnya membutuhkan waktu lebih dari 40 tahun baru dapat kita jadikan bahan bangunan, namun dengan sistem penanaman jati emas, kita hanya membutuhkan waktu 15 – 20 tahun untuk kemudain dimanfaatkan untuk membuat rumah kayu. Tidak hanya kayu Jati Emas namun pengembangan jenis kayu lainnya semacam kayu Borneo, kayu Kampar, dan kayu Besi juga bisa menggunakan metode yang sama.

Teknologi Knock Down

 

Rumah kayu biasanya juga menggunakan furnitur hampir 100 persen juga terbuat dari material kayu. Furnitur-furnitur tersebut umumnya diproduksi menggunakan teknologi knock down, bahkan teknologi tersebut masih banyak diterapkan hingga sekarang.

Tren rumah kayu bahkan kini mulai dikembangkan oleh para pengembang dimana bisnis property yang satu ini memang menjanjikan omzet cukup tinggi.

Dari teori desain yang dikembangkan, sebenarnya desain rumah kayu bisa menggunakan cara-cara seperti pembuatan furnitur dari kayu yaitu dengan sistem knock down. Keuntungannya, dengan metode ini kita lebih mudah membuat Gazebo untuk semua jenis rumah termasuk rumah panggung, rumah modern minimalis, rumah tradisional, dan model-model rumah lain yang ingin dirancang menggunakan material kayu secara total.

Spesifikasi Secara Umum

 

Dari gambar rumah kayu mungkin kita dapat simpulkan bahwa model rumah ini memiliki spesifikasi berbeda-beda. Namun secara umum spesifikasi rumah kayu meliputi beberapa bagian seperti rangka atap dari genteng keramik (glasur),rangka rumah dari kayu besi, dinding dari kayu besi (ketebalan 1.8 cm), tiang rumah dari kayu besi, plafon dari kayu Nyatoh, reng dari kayu Borneo, kaso dari kayu besi, dan lantai dari kayu besi. Semua material kayu tersebut menggunakan finishing dari ampelas untuk menghaluskan kayu.

Please Share 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *