Jasa Design Rumah dan Sistem Pembayarannya

Rumah bukan sekedar kebutuhan pokok sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan, rumah juga termasuk investasi jangka panjang sebagai jaminan hidup di masa depan. Sebagai elemen yang teramat penting untuk kelangsungan hidup manusia, sudah selayaknya rumah menjadi media pemersatu seluruh penghuninya sehingga tercipta suasana tenteram, nyaman dan damai. Bermula dari situlah sebuah rumah perlu dibangun dengan Jasa Design Rumah sempurna agar terealisasi sebuah hunian yang benar-benar nyaman.

Jasa Design Rumah dan Sistem Pembayarannya

Untuk mewujudkan sebuah rumah yang mampu mengakomodasi semua kebutuhan penghuni rumah, kita bisa menggunakan jasa design rumah jika kita memang β€˜buta’ dengan desain arsitektur. Namun jika kita lebih mengutamakan sisi penghematan anggaran, kita bisa mendesain rumah kita sendiri. Tentu saja dengan berkonsultasi pada pihak-pihak lain yang lebih profesional.

Jika kita harus melibatkan jasa seorang arsitek pada proses pembangunan rumah, maka hal pertama yang harus kita ketahui adalah anggaran yang harus kita keluarkan untuk membangun rumah. Biaya yang dimaksud mencakup pengadaan material, upah pekerja, jasa desain atau arsitek, hingga biaya untuk tahap finishing.

Dalam hal ini jasa arsitek kita butuhkan untuk membantu menentukan denah rumah sekaligus konstruksinya. Tidak ada ketentuan baku mengenai besarnya biaya untuk jasa arsitek karena semua tergantung jam terbang. Intinya semakin profesional seorang arsitek semakin mahal pula harga sewa jasanya.

Anggaran Biaya Desain Arsitektur

 

Secara umum biaya untuk jasa desain rumah ditentukan per meter persegi. Biaya ini biasanya ditentukan langsung dari luas bangunan. Harga per meter sendiri teragntung dari lokasi, atau dengan kata lain beda daerah beda juga tarif untuk jasa arsitek. Namun secara global biaya untuk arsitek per meter perseginya diantara Rp. 75.000 – Rp. 100.000. Jika ada biaya jasa arsitek yang lebih mahal, biasanya desainer tersebut selain profesional juga memiliki pengetahuan sekaligus skill tinggi dan pernah menangani proyek-proyek besar.

Berbeda dengan jasa arsitek, kita harus mengeluarkan dana lagi untuk jasa kontraktor. Kontraktor adalah pemborong yang sering menawarkan jasa untuk menyelesaikan proses pembangunan rumah dari tahap awal hingga finishing. Untuk jasa kontraktor ada 3 metode pembayaran yang perlu kita ketahui seperti berikut ini:

  • 1. Cost and Fee

Cost and fee merupakan sistem pembayaran berdasarkan prosentase dari biaya bangun rumah secara keseluruhan. Cost and fee umumnya berkisar 10% 15%. Sistem seperti ini sebenarnya berpotensi merugikan pemilik rumah. Mengapa? Karena pihak jasa kontraktor biasanya bekerja asal-asalan. Dengan kata lain karena sudah mendapat kesepakatan harga maka kualitas kerja tidak diperhitungkan, yang penting pekerjaan cepat selesai. Ada juga kontraktor nakal yang sengaja mengulur waktu untuk memperlambat proses pengerjaan rumah dengan tujuan mendapat bayaran lebih.

  • 2. Fixed Cost and Fee

Fixed and fee adalah sistem pembayaran dimana biaya untuk kontraktor dibayarkan dimuka (sebelum pengerjaan rumah dimulai). Jadi berapapun durasi pengerjaan rumah kita tetap bisa tenang karena harga sudah dibayarkan sebelumnya. Sistem fixed cost and fee tentu membutuhkan negosiasi antara calon pemilik rumah dan pihak jasa kontraktor sehingga menghasilkan kesepakatan yang saling menguntungkan. Yang perlu kita cermati untuk sistem fixed cost and fee ini adalah profesionalitas jasa kontraktor. Intinya kita harus mengetahui kualitas kerjanya terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menyewa jasanya.

  • 3. Lumpsum

Sistem pembayaran jasa design rumah yang terakhir adalah sistem borongan atau Lumpsum. Cara ini umumnya digunakan oleh orang yang tidak mau dipusingkan oleh urusan pengerjaan rumah serta biaya proyek yang rumit. Pendeknya kita tinggal membayar kemudian menerima kunci rumah. Sistem Lumpsum ini umumnya digunakan oleh orang-orang yang memiliki budget tak terbatas.

Please Share πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *